Category: Perjalanan Kehidupan


Kutanyakan kepada engkau…

Kenapa terus memoleskan gincu di bibirmu

Padahal, semua orang tahu buruknya ucapanmu
Kutanyakan kepada engkau…

Kenapa terus menebalkan bedak di pipimu

Padahal, semua orang tahu jelaga hitam tingkahmu
Kutanyakan kepada engkau…

Kenapa terus pakaikan perhiasan di tubuhmu

Padahal, semua orang tahu aib di dalam dirimu
Tak usah engkau seperti itu

Tidak akan ada arti untukmu

Semakin engkau melakukannya

Semakin orang tahu telanjang hitam dirimu 

Hentikanlah. 
Ditulis pada Senin Malam, 30 Oktober 2017

Kosan Dago Elos

Advertisements

Dalam perjuangan menggapai keinginan dan cita-cita

Terkadang tenaga yang telah dikeluarkan terasa tidak seimbang dengan hasil yang didapatkan…

Tetapi bersabarlah, karena banyaknya tenaga yang telah dikeluarkan adalah cermin dari apa yang akan engkau dapatkan

 

Dalam perjuangan menggapai keinginan dan cita-cita

Terkadang tantangan begitu berat dihadapi…

Tetapi bersabarlah, karena tantangan adalah ujian seberapa hebat engkau dapat melaluinya

 

Dalam perjuangan menggapai keinginan dan cita-cita

Terkadang terasa lelah dan ingin menghentikan langkah…

Tetapi bersabarlah, karena kesuksesan lebih dekat dari lelah langkah yang telah engkau tempuh

 

Dalam perjuangan menggapai keinginan dan cita-cita

Terkadang terasa sepi dan sendiri…

Tetapi bersabarlah, karena riuhnya kesuksesan akan mengalahkan sunyi senyapnya proses perjalanan

 

Perjalanan menggapai keinginan dan cita-cita adalah tentang bagaimana engkau berkorban menghadapi tantangan dalam lelah dan sepi

Semuanya adalah ujian tentang bagaimana memantaskan dan melayakkan diri untuk menjadi orang seperti yang engkau ingin dan cita-citakan.

 

 

Ditulis di perpustakaan Fisip Unpad-Dago

25 Oktober 2017

 

Dalam menjalani babak demi babak kehidupan, tersirat dalam benak terkadang kita sangat optimis di awal melangkah, yakin bahwa apa yang kita cita-citakan akan bertemu dengan kenyataan…

Namun bukanlah kehidupan apabila tapak kaki tak bertemu dengan batu hambatan, ayunan langkah yang awal sangat ringan, menjadi sulit untuk diayuh…

Hingga pada satu waktu, ketika kaki bertemu sakit dalam langkah, optimisme itu pudar…

Cita-cita berbalik perih…

Tak ada yang bisa dilakukan selain harus terus berjalan dalam kesakitan, melangkah mundur tak akan membuat kaki menjadi ringan melangkah…

Teruskanlah, sampai kaki tak sanggup lagi melangkah.
Karena sesungguhnya, kemauan mu untuk tetap terus melangkahkan kaki
adalah jalan menuju cita-citamu.

Tetap berjalanlah…..

Dago Elos, 17 Agustus 2017

Believe.

…..the things that should we do is always believe that something wonderful is about to happen…..

Jalan Di Kabupaten Sumedang Diperbaiki (Lagi) ?Jalan Rusak Sumedang

Selagi perjalanan penulis menuju bandung (10 September 2014) tiba-tiba  jalan sebelum daerah Cadas Pangeran macet parah, dugaan awal mungkin ada kecelakaan atau truk mogok yang menutupi jalan, ternyata macet diakibatkan oleh perbaikan jalan yang sedang dilakukan. Pertanyaan pun muncul kenapa jalan yang masih bagus sudah diaspal kembali??? Ya, hal ini memang tidak biasa, semenjak penulis sering melewati jalan Sumedang-Bandung mulai tahun 2005 ketika pulang-pergi kuliah di Unpad Jatinangor, perbaikan jalan akan dilakukan ketika jalan sudah rusak, bahkan menunggu jalan rusak parah, tapi saat ini perbaikan jalan atau tepatnya pengaspalan jalan dilakukan ketika jalan masih “mulus”, hal yang aneh namun membawa kebaikan. Semoga hal ini menjadi pertanda baik bahwa pemerintah melakukan pemeliharaan jalan setiap saat dan jalan akan diperbaiki(di aspal) sebelum jalan tersebut rusak parah.

Sehingga keluhan masyarakat mengenai jalan yang rusak atau bahkan penggalangan sejuta koin yang beberapa saat lalu dilakukan oleh sebagian masyarakat Sumedang sebagai bentuk kritik kepada pemerintah tidak akan terulang kembali.

 

Akhirnya bisa buka lagi blog ini setelah lebih dari 4 bulan di “anggurin”, ibarat rumah yang udah lama ngak di tempatin, banyak debu yang nempel di blog ini, jadi harus bersih-bersih, biar kinclong lagi,hehe…..